Antisipasi banjir, Polres Rohul Gandeng BPBD Beri Edukasi Terkait Banjir
Antisipasi banjir, Polres Rohul Gandeng BPBD Beri Edukasi Terkait Banjir
Polda Riau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2025 dalam rangka persiapan Pengamanan (Pam) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 09.30 WIB, bertempat di Aula Tri Brata Polda Riau.
Rakor dipimpin oleh Wakapolda Riau dan dihadiri Irwasda Polda Riau, para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan instansi terkait. Hadir di antaranya perwakilan Gubernur Riau, Pangdam I/Bukit Barisan, Kejati Riau, Danrem 031/Wira Bima, Danlanud Roesmin Nurjadin, Kabinda Riau, Ka BNNP Riau, serta perwakilan kementerian dan lembaga teknis seperti BMKG, Basarnas, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, dan PT Jasa Raharja.
Dalam rakor tersebut, Kapolri menyampaikan paparan terkait strategi pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang menitikberatkan pada pelayanan masyarakat, pengamanan objek vital, serta antisipasi kerawanan lalu lintas dan bencana alam. Salah satu fokus utama adalah kesiapan Pos Terpadu yang berfungsi sebagai pusat komando dan kendali operasi, dengan total 333 titik pos yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Kapolri menekankan pentingnya pengamanan di lokasi-lokasi keramaian seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, jalur mudik dan penyeberangan, transportasi umum, serta lokasi perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, perhatian khusus diberikan pada potensi cuaca ekstrem dan bencana alam, termasuk ancaman siklon, banjir, dan longsor, sehingga diperlukan kesiapan sarana evakuasi, logistik, dan peralatan SAR di setiap posko terpadu.
Dalam bidang lalu lintas, Polri akan melakukan pengendalian arus dengan berbagai rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contra flow, dan pembatasan operasional angkutan barang, kecuali untuk kebutuhan vital seperti BBM, logistik pangan, dan penanganan bencana. Pengalihfungsian unit penimbangan kendaraan bermotor sebagai rest area sementara juga disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Kapolri juga mengingatkan pentingnya antisipasi gangguan kamtibmas, termasuk potensi aksi teror, kejahatan konvensional seperti pencurian dengan kekerasan, narkoba, dan pencurian kendaraan bermotor. Pengamanan ibadah Natal di gereja akan dilakukan secara maksimal melalui sterilisasi, pemasangan CCTV, dan pengamanan berlapis.
Terkait perayaan malam Tahun Baru, Kapolri mengimbau pemerintah daerah agar mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrem dan potensi bencana dengan tidak menyelenggarakan kegiatan yang bersifat hura-hura, melainkan diisi dengan kegiatan doa bersama sebagai bentuk empati.
Selain itu, pengawasan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga pangan serta BBM juga menjadi perhatian. Satgas Pangan akan mengawal distribusi dan menindak tegas praktik penimbunan yang merugikan masyarakat.
Kapolri menegaskan bahwa strategi komunikasi publik melalui Media Center dan layanan darurat 110 harus dioptimalkan untuk menyampaikan informasi rekayasa lalu lintas, kondisi cuaca, hingga layanan pengaduan masyarakat secara cepat dan akurat.
Rakor lintas sektoral ini menegaskan bahwa sinergitas seluruh stakeholder, baik di tingkat pusat maupun daerah, menjadi kunci keberhasilan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya