Polda Riau Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas Hadapi Situasi Darurat dan Bencana
Polda Riau Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas Hadapi Situasi Darurat dan Bencana
Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2025 pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Serindit, Aula Gubernuran Riau, Jalan Diponegoro Nomor 23, Pekanbaru.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Riau, Wakil Direktur Binmas, personel Direktorat Binmas Polda Riau, serta para Bhabinkamtibmas jajaran Polda Riau dari berbagai kabupaten dan kota.
Dalam arahannya, Dir Binmas Polda Riau menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam pelayanan kepada masyarakat. Berbagai dinamika tugas di lapangan, mulai dari instruksi pimpinan, program prioritas Polri, hingga kebutuhan masyarakat, menuntut personel Bhabinkamtibmas untuk mampu berpikir cepat dan bertindak tepat dalam berbagai situasi.
“Di wilayah, apa pun persoalannya masyarakat akan mencari Bhabinkamtibmas. Mulai dari warga sakit, musibah kecil, hingga kondisi darurat seperti banjir. Karena itu kemampuan kita harus terus diperkuat,” ujar Dir Binmas.
Pelatihan ini, lanjutnya, merupakan bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam membina fungsi Bhabinkamtibmas agar memiliki kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, seperti pertolongan pertama, evakuasi sederhana, komunikasi darurat, serta penanganan awal kebencanaan. Penekanan diberikan pada tindakan nyata dan sederhana yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dir Binmas juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Berbagai peralatan yang ditampilkan, seperti life jacket, helm, alat pemadam, hingga perahu, dihadirkan sebagai pengingat akan potensi bencana, bukan untuk dibagikan. Bahkan, alat sederhana seperti ban bekas dapat dimanfaatkan sebagai pelampung darurat di wilayah rawan banjir.
“Bhabinkamtibmas bukan tenaga medis, tetapi harus memahami tindakan awal sebelum paramedis datang, seperti menangani patah tulang, mengamankan korban, dan menghindari risiko yang membahayakan diri sendiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dir Binmas turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas dukungan fasilitas yang diberikan. Ia juga menyinggung kondisi kebencanaan di wilayah Sumatera, di mana delapan kabupaten di Riau telah menyatakan siaga bencana, serta peran Polda Riau yang turut membantu wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dalam misi kemanusiaan.
Usai kegiatan, Dir Binmas Polda Riau dalam doorstop menjelaskan bahwa dari sisi pembinaan masyarakat, pelatihan ini bertujuan membentuk personel Polri yang memiliki kemampuan sebagai polisi penolong. Materi yang diberikan meliputi penanganan luka ringan, kebakaran kecil, hingga respons awal kecelakaan dan bencana, yang seluruhnya dikemas dalam pelatihan bersertifikat.
“Pada tahap kedua ini diikuti sekitar 500 Bhabinkamtibmas dari 12 kabupaten/kota. Sebelumnya, bulan lalu sudah dilatih sekitar 270 personel. Ke depan, pelatihan akan terus dilakukan secara bertahap,” jelasnya.
Pelatihan ini juga melibatkan Tim Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru sebagai instruktur, dengan materi kesehatan dan keselamatan kerja, penanggulangan kebakaran, serta pemanfaatan alat-alat sederhana untuk kondisi darurat, khususnya di daerah rawan banjir.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan profesionalisme Bhabinkamtibmas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan.

Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya