Polda Riau Berangkatkan 42 Personel Tim Trauma Healing Tahap II ke Agam, Lengkap dengan Bantuan Air Bersih, Alat Berat, dan Freezer Jenazah
Polda Riau Berangkatkan 42 Personel Tim Trauma Healing Tahap II ke Agam, Lengkap dengan Bantuan Air Bersih, Alat Berat, dan Freezer Jenazah
Polda Riau kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap II untuk penanganan bencana longsor dan banjir yang melanda Sumatera Barat. Pada Rabu (3/12/2025) pukul 07.00 WIB, apel pemberangkatan Tim Trauma Healing digelar di halaman Mapolda Riau dipimpin Karo Ops Polda Riau dan dihadiri para Pejabat Utama.
Tim Trauma Healing gabungan Polda Riau dan HIMPSI Riau diberangkatkan menuju Kabupaten Agam, Kecamatan Palembayan, wilayah dengan jumlah korban terbanyak dalam bencana tersebut.
Dalam arahannya, Karo Ops menyampaikan bahwa tambahan tim trauma healing dikirim karena tingginya kebutuhan pemulihan psikologis warga. Tim pertama yang telah berada di lokasi tidak mampu menjangkau seluruh titik pengungsian yang tersebar luas.
Sebanyak 42 personel diberangkatkan pada gelombang ini, terdiri dari personel Polda Riau, psikolog HIMPSI, serta mahasiswa psikologi dari UNRI, UMRI, dan UIR.
“Tugas ini bukan sekadar memberikan pendampingan, tetapi mengembalikan senyum dan rasa aman anak-anak, lansia, hingga keluarga korban,” ujar Karo Ops.
Data terbaru menyebutkan 141 korban meninggal dunia, 110 sudah teridentifikasi, 31 masih dalam pemeriksaan DVI, serta 79 warga masih hilang. Sementara 69 orang lainnya mengalami luka-luka. Kondisi tersebut membuat layanan trauma healing sangat mendesak dilakukan.
Selain personel, Polda Riau juga mengirimkan bantuan lanjutan berupa:
1.Unit kendaraan pembawa air bersih,
2.Toilet portable untuk kebutuhan MCK,
3.Satu unit alat berat dozer tambahan,
4.Tiga unit alat berat lain yang sebelumnya sudah dikirim,
5.Satu kontainer freezer jenazah untuk mendukung proses identifikasi korban oleh DVI Polda Riau dan DVI Polda Sumbar.
“Kontainer pendingin jenazah ini sangat penting, mengingat masih banyak korban yang belum teridentifikasi atau belum ditemukan keluarganya,” jelas Karo Ops.
Karo Ops menjelaskan bahwa sebelumnya Polda Riau sudah mengirimkan 90 personel SAR yang kini bekerja bersama masyarakat dan instansi lokal dalam proses evakuasi dan pencarian.
Bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan pokok juga telah didistribusikan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar sebagai bagian dari misi kemanusiaan lintas provinsi.
“Polri hadir membantu masyarakat tanpa mengenal batas yuridiksi,” tegasnya.
Karo Ops menutup apel dengan meminta doa agar seluruh tim diberi kelancaran dan keselamatan dalam bertugas.
“Ini adalah tugas mulia. Kita bergerak untuk kemanusiaan, dan satu hal yang selalu kita pegang: Polri hadir untuk masyarakat,” ujarnya.Kegiatan apel berlangsung aman dan lancar sebelum seluruh tim diberangkatkan menuju Kabupaten Agam.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya