Apel Jam Pimpinan Polda Riau: Kapolda Tekankan Solidaritas, Etika Lingkungan, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan
Apel Jam Pimpinan Polda Riau: Kapolda Tekankan Solidaritas, Etika Lingkungan, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan
Polda Riau menggelar Apel Jam Pimpinan pada Rabu (3/12/2025) pukul 08.00 WIB di halaman Mapolda Riau. Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Riau dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polda Riau. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, di tengah duka bencana yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Kapolda Riau membuka penyampaian dengan refleksi mendalam mengenai musibah yang terjadi sepekan terakhir. Ia menekankan bahwa serangkaian bencana yang menyebabkan rusaknya lingkungan dan banyaknya korban menjadi pengingat akan pentingnya keadilan terhadap alam.
Kapolda mengajak seluruh personel merenungi nilai kebersamaan sebagai satu keluarga besar anak bangsa. Ia menyampaikan apresiasi kepada anggota yang telah memberikan bantuan logistik serta dukungan moril kepada warga di tiga provinsi terdampak bencana.
“Bantuan kita bukan hanya untuk Polda Sumbar, tetapi untuk seluruh masyarakat yang terdampak,” tegasnya.
Kapolda menyebutkan, Polda Riau telah mengerahkan personel, bantuan kebutuhan pokok, tenda, dapur lapangan, hingga tim pencarian ke lokasi bencana. Ia menekankan bahwa nilai solidaritas ini harus menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
Kapolda kembali mengingatkan prinsip dasar yang selalu ia tekankan:
1.Etika,
2.Lingkungan,
3.Kebaikan.
Ia menegaskan, kebaikan harus dilakukan tanpa mempertimbangkan komentar negatif dari netizen maupun pihak lain.
“Penilai sejati hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.
Apel Jam Pimpinan juga bertepatan dengan HUT Korpri ke-54. Kapolda menyampaikan terima kasih atas kepedulian ASN yang menyumbang hingga Rp54 juta untuk masyarakat terdampak bencana.
Ia mengungkapkan bahwa pada hari yang sama ia dijadwalkan menerima penghargaan dari Menko dan Menteri, namun ia memilih tidak hadir.
“Tidak pantas rasanya menerima penghargaan ketika saudara-saudara kita masih berkutat dengan lumpur, mencari keluarganya,” ucapnya.
Kapolda menyampaikan empatinya kepada personel yang keluarganya berada di wilayah terdampak bencana. Ia meminta Dirlantas menyiapkan bus gratis menuju Padang, Payakumbuh, atau Agam untuk keluarga anggota yang ingin pulang.
Polda Riau juga menurunkan empat unit alat berat ke Palembayan dan dipersilakan bagi ASN yang ingin ikut membantu keluarga, dengan tetap berkoordinasi.
Merespon status darurat bencana yang dikeluarkan Gubernur Riau, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran agar menggeser orientasi operasional menjadi kolaboratif. Koordinasi dengan BNPB, BPBD, dan stakeholder lainnya wajib diperkuat.
“Kepemimpinan itu muncul secara spontan dalam situasi ekstrem. Situasi kedaruratan harus terus dilatih,” tegasnya.
Kapolda menyinggung viralnya iring-iringan truk bantuan Polda Riau yang melaju menuju Kabupaten Agam. Ia menyebut viralnya itu bukan karena hal besar, melainkan karena Polda Riau menjadi pihak yang pertama tiba di lokasi bencana.“Itulah yang membuat masyarakat terharu,” ujarnya.
Mengakhiri amanat, Kapolda Riau menyampaikan harapan agar seluruh upaya kemanusiaan yang dilakukan personel Brimob, Polair, Humas, dan satuan lainnya mendapat berkah.
“Kita membaktikan diri kepada keluarga, masyarakat, institusi, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya