Polda Riau Gerak Cepat! Bantuan Logistik dan 390 Personel Dikerahkan untuk Ringankan Derita Warga Agam
Polda Riau Gerak Cepat! Bantuan Logistik dan 390 Personel Dikerahkan untuk Ringankan Derita Warga Agam
Bantuan kemanusiaan dari Polda Riau tiba di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebagai respons cepat terhadap bencana longsor yang melanda wilayah tersebut. Bantuan logistik langsung disalurkan ke Posko Bencana di Nagari Salareh Aia Timur dan sejumlah titik pengungsian lainnya.
Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Eko Budhi Purwono, yang memimpin langsung penyaluran bantuan, mengatakan logistik telah didistribusikan oleh Satuan Brimob Polda Riau ke berbagai titik, termasuk Posko di SMPN 3 Kecamatan Pelambayan yang menjadi salah satu lokasi pengungsian utama.
“Dan hari ini kita distribusikan juga ke Posko Nagari untuk wilayah Nagari Kampung Tengah Barat dan Timur,” ujar Kombes Eko saat berada di lokasi, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Riau kepada masyarakat Sumbar yang sedang tertimpa musibah. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
“Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan seperti saat ini,” tegasnya. Ia juga mengutip pesan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan: “Polri hadir dalam kemanusiaan tidak mengenal yuridiksi.”
Bantuan logistik tersebut secara simbolis diterima oleh Wali Nagari Salareh Aia Timur, A. Fauzi. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang dinilai sangat membantu masyarakat yang kini berada dalam kondisi darurat.
“Terima kasih banyak kami ucapkan atas penyaluran bantuan ini. Semoga bisa kami maksimalkan untuk kebutuhan logistik masyarakat yang sangat mendesak hari ini,” ujar Fauzi.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, air mineral, susu, popok bayi, pakaian, pembalut wanita, dan kebutuhan mendesak lainnya.
Sebagai bentuk dukungan penuh dalam operasi kemanusiaan, Polda Riau mengirimkan 390 personel dari berbagai direktorat, antara lain Direktorat Samapta, Direktorat Binmas, Direktorat Polairud, dan Satuan Brimob. Seluruh personel memiliki kemampuan khusus dalam operasi SAR.
Tidak hanya itu, satu tim anjing pelacak (K-9) turut diperbantukan untuk mempercepat proses pencarian korban. Untuk pemulihan mental penyintas, puluhan psikolog dari SDM Polda Riau dan beberapa perguruan tinggi di Riau juga telah diturunkan ke lokasi pengungsian.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa Polda Riau bergerak berdasarkan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membantu provinsi yang terdampak bencana.
“Dalam situasi genting seperti ini, tidak ada batasan yuridiksi. Karena wilayah Riau dekat dengan Sumbar dan butuh respons cepat, kita datang,” ujar Irjen Herry.
Dengan tambahan kekuatan personel, logistik, dan dukungan medis serta trauma healing, Polda Riau memastikan penanganan bencana di Agam dapat berlangsung lebih optimal dan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan secepat mungkin.

Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya