Karo Ops Polda Riau Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Pipa Gas PT TGI di Inhil
Karo Ops Polda Riau Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Pipa Gas PT TGI di Inhil

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau turun langsung ke lokasi kebakaran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) yang terjadi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan masyarakat di sekitar lokasi kejadian serta memperkuat koordinasi dengan pihak perusahaan dalam penanganan lanjutan.


Karo Ops Polda Riau bersama jajaran kepolisian setempat melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan situasi tetap terkendali dan tidak membahayakan warga. Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menyampaikan bahwa hingga Jumat malam kondisi api di lokasi kebakaran mulai mengecil. Ia menjelaskan bahwa arus aliran pipa gas dari arah Jambi dan Rengat telah ditutup sejak pukul 19.07 WIB guna menghentikan suplai gas yang memicu kobaran api.


“Kondisi sekarang api mulai mengecil. Per pukul 19.07 WIB tadi, arus pipa gas dari Jambi dan Rengat sudah ditutup. Namun memang masih ada sisa gas di dalam pipa,” ujar AKBP Farouk Oktora.


Menurutnya, kebakaran diduga terjadi akibat kebocoran pada saluran pipa gas yang membentang sepanjang kurang lebih 30 kilometer. Setelah jalur pipa ditutup, pihak perusahaan memperkirakan api akan padam sepenuhnya dalam waktu sekitar tiga jam atau sekitar pukul 22.00 WIB.


“Jalur pipa yang mengalami kebocoran ini sudah ditutup dan menurut pihak perusahaan, perkiraan api padam setelah tiga jam sejak pipa ditutup,” jelasnya.

Demi keselamatan, pihak kepolisian sempat menutup arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian karena panas dari kobaran api dirasakan hingga radius sekitar tiga kilometer. Namun seiring dengan kondisi api yang mulai mereda, arus lalu lintas kini telah dibuka kembali dan dapat dilalui kendaraan.


“Memang tadi sore radius tiga kilometer itu terasa panas, sehingga lalu lintas kami tutup. Sekarang apinya sudah mengecil dan lalu lintas sudah dibuka kembali,” ungkap Kapolres.


Saat ini, aparat kepolisian baru dapat mendekati lokasi hingga radius 100 meter dari titik api. Polisi berencana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemasangan garis polisi setelah situasi dinyatakan sepenuhnya aman dan kondusif.


Kapolres Inhil juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan terkait korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Belum ada informasi adanya korban. Kami masih melakukan pengecekan lebih lanjut, namun mudah-mudahan tidak ada korban,” pungkasnya.


Kejadian ini menjadi pengingat penting akan aspek keselamatan energi, khususnya dalam pengelolaan infrastruktur vital seperti pipa gas, guna mencegah potensi bahaya bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya