Tim Trauma Healing Polda Riau Intensif Pulihkan Psikologis Korban Bencana di Agam
Tim Trauma Healing Polda Riau Intensif Pulihkan Psikologis Korban Bencana di Agam
Upaya pemulihan psikologis korban bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, terus diperkuat melalui rangkaian kegiatan Trauma Healing Tahap II yang dilaksanakan Tim Trauma Healing Polda Riau bersama HIPSI Riau, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Ka SPN Polda Riau dan menyasar seluruh kelompok rentan, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan apel pagi di Posko Polda Riau, Palembayan. Apel dipimpin Ka SPN Polda Riau sebagai bentuk konsolidasi personel sebelum terjun memberikan pelayanan psikososial kepada warga terdampak.
Tim 1 dan 2 yang dipimpin AKP Sri Wahyuni bersama psikolog dan personel Polri–mahasiswa melaksanakan trauma healing di SD 35 Koto Silungkang. Berbagai aktivitas edukatif dilakukan, seperti tebak gambar, mewarnai pasir warna, lompat tali, lempar bola, serta konseling untuk anak-anak dan guru.
Dari hasil kegiatan, anak-anak menunjukkan perubahan signifikan:
- Lebih ceria, aktif berinteraksi, dan mampu mengikuti instruksi.
- Anak yang sebelumnya menarik diri mulai bergabung dalam permainan kelompok.
- Warga dewasa pun mulai terbuka mengenai kecemasan mereka, khususnya terkait keamanan dan ketidakpastian kondisi pascabencana.
Tim 3 di bawah pimpinan IPDA Chandra Tumpak Hariandja memberikan layanan trauma healing di Jorong Salareh Aia Timur dengan sasaran 16 anak, 5 remaja, 9 dewasa, dan 6 lansia. Aktivitas dilakukan melalui permainan tradisional, mewarnai, story telling, serta sesi curhat.
Hasil pemantauan menunjukkan:
- Anak-anak semakin ceria dan berharap dapat ditayangkan film kartun karena minimnya jaringan internet.
- Remaja mulai terbuka mengungkapkan kekhawatiran mereka.
- Dewasa khawatir pendidikan anak terganggu karena dua guru TK meninggal dunia akibat bencana.
Lansia merasa lebih tenang setelah mendapat ruang berbagi. Dua warga—Eli dan Kirman—teridentifikasi masih mengalami trauma berat.
Di Posko Polda Riau yang berlokasi di SMP Negeri 3, Tim 4 di bawah IPDA Adelina Pratiwi memberikan layanan bagi 15 anak, 1 dewasa, dan 4 lansia. Kegiatan dimulai dengan doa dan sarapan bersama sebagai upaya menumbuhkan rasa aman.
Anak-anak mengikuti bermacam aktivitas seperti lomba mewarnai pasir, bernyanyi, bermain bola, tebak-tebakan, hingga membuat tulisan cita-cita. Dewasa mendapatkan teknik relaksasi breathing 4-7-8, teknik grounding, serta afirmasi positif. Lansia diberi ruang untuk saling menguatkan lewat group support.
Dari hasil kegiatan:
- Anak-anak semakin akrab dengan tim dan berani mengikuti aktivitas.
- Dewasa yang awalnya tertutup kini lebih terbuka dan mau berbagi pengalaman traumatis.
- Lansia mulai berbaur dan ikut bernyanyi bersama anak-anak.
Tim 5 yang dipimpin Iptu Ahok Riady menyasar 17 anak TK dan dua warga dewasa. Anak-anak mengikuti lomba mewarnai, permainan edukasi, menceritakan aktivitas keseharian, hingga sesi bernyanyi. Guru TK mendapatkan wawancara serta pembekalan teknik relaksasi untuk mengelola kecemasan.
Hasil yang tampak:
- Anak-anak semakin ceria, responsif, dan percaya diri.
- Anak yang sebelumnya pasif kini mulai bermain bersama teman.
Warga dewasa lebih mampu menerima keadaan dan terbuka mengenai kekhawatiran mereka.
Secara keseluruhan, kegiatan Trauma Healing Polda Riau dan HIPSI Riau menunjukkan dampak positif terhadap pemulihan emosional masyarakat terdampak bencana di Palembayan. Anak-anak mulai pulih secara emosional, remaja berani berbicara mengenai trauma, dewasa mulai menemukan harapan, dan lansia merasakan ketenangan setelah diberi ruang bercerita.
Program ini akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen Polda Riau dalam memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Kategori: Nasional

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya