Kapolda Riau Pimpin Upacara Pemberian Penghargaan, Tekankan Integritas dan Komitmen Perang terhadap Narkoba
Kapolda Riau Pimpin Upacara Pemberian Penghargaan, Tekankan Integritas dan Komitmen Perang terhadap Narkoba
Polda Riau kembali memberikan apresiasi kepada personel berprestasi dalam pelaksanaan tugas operasional kepolisian. Upacara penghargaan tersebut digelar pada Senin (19/11/2025) pukul 07.00 WIB di Halaman Apel Mapolda Riau, dipimpin langsung Kapolda Riau selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri Irwasda Polda Riau serta Pejabat Utama Polda Riau. Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian prosesi yang tersusun formal, mulai dari persiapan pasukan hingga penyampaian amanat Kapolda Riau.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Riau menyerahkan piagam penghargaan kepada personel yang berhasil mengungkap berbagai kejahatan berprofil tinggi, terutama jaringan narkotika lintas negara dan tindak pidana pencucian uang.
Penerima Penghargaan Polda Riau:
1.Kompol Apt. Ade Zaldi, S.Farm., S.I.K.

– Ps. Kasubdit 3 Ditresnarkoba
– Prestasi: Berhasil mengungkap tindak pidana pencucian uang jaringan narkotika internasional dengan nilai aset sitaan mencapai Rp 11.344.376.996.
2.AKP Rahmat Trimayni Joni, S.Kom.

– Ps. Kasitek Intel Ditintelkam
– Prestasi: Pengungkapan kasus narkotika jaringan internasional Malaysia–Bengkalis–Pekanbaru, dengan barang bukti 38.839,94 gram sabu.
Penerima Penghargaan Polres Bengkalis:
3.Kompol Anthon Ramaputra, S.I.K., M.I.K.

– Wakapolres Bengkalis
– Prestasi: Mengungkap kasus narkotika berupa 9.051,06 gram sabu, 1.392,08 gram ketamin, serta 3.750 butir Happy Five.
Dalam amanatnya, Kapolda Riau menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para personel yang menerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa prestasi tidak muncul secara instan, melainkan melalui kerja keras, dedikasi, komunikasi yang baik, dan leadership yang kuat.
Kapolda menekankan bahwa pengungkapan kasus narkoba memiliki nilai strategis besar bagi masa depan bangsa.
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengancam masa depan generasi kita. Jika peredarannya tidak dapat dikendalikan, maka program pemerintah, termasuk mewujudkan Generasi Emas 2045, akan terhambat,” tegasnya.
Kapolda juga menyoroti meningkatnya kasus narkoba di beberapa daerah pelosok, termasuk Indragiri Hilir, berdasarkan laporan tokoh masyarakat dan legislator. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran, tidak hanya fungsi narkoba, untuk mengambil peran aktif dalam upaya pemberantasan.
Ia memberi apresiasi pula kepada personel Intelkam yang mengoperasikan BF sebagai bagian dari dukungan sistem deteksi dini.
Kapolda tidak lupa memberikan peringatan tegas kepada anggota yang masih bermain-main dengan narkoba atau bahkan bekerja sama dengan jaringan narkotika.
Masuk polisi tidak mudah. Jangan sia-siakan. Ingat keluarga, ingat anak istri. Jika masih ada yang terlibat, segera sadar dan hentikan,” ujarnya.
Kapolda meminta Kabid Propam memastikan tidak ada lagi anggota yang merusak citra institusi.
Dalam amanat panjangnya, Kapolda juga menyampaikan beberapa penekanan penting:
Penguatan disiplin, transparansi, dan profesionalisme dalam penanganan perkara
Peningkatan kemampuan personel di bidang intelijen, teknologi, dan penyidikan
Koordinasi lintas instansi untuk menghindari kesalahan prosedur
Peningkatan kualitas pelayanan publik
Penguatan program Policing Based on Ecology yang mendapat apresiasi nasional
Kapolda menegaskan bahwa program penanaman pohon serentak akan digelar pada Jumat mendatang dalam rangka Hari Pohon Sedunia, sebagai bagian implementasi kebijakan ekologis Polda Riau.
“Menanam pohon berarti menanam harapan dan masa depan. Ajak anak-anak kita untuk peduli lingkungan,” katanya.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan bahwa pada hari Sabtu, Polda Riau akan melaksanakan Brimob Run sebagai bagian peringatan Hari Ulang Tahun Brimob, sekaligus mendorong gaya hidup sehat bagi personel.
Kapolda meminta seluruh personel membuat portofolio dan rencana pengembangan individu sebagai persiapan memasuki tahun 2026.
“Teruslah belajar, kembangkan kemampuan, dan siapkan target pribadi. Profesionalisme hanya dapat dibangun dari pembelajaran yang konsisten,” tegasnya.
Sebelum mengakhiri amanat, Kapolda meminta Karo SDM dan para Kapolres memberikan promosi yang seimbang bagi personel berprestasi, sebagaimana telah diterapkan di Polres Kepulauan Meranti.
Upacara ditutup dengan doa, laporan akhir Komandan Upacara, dan penghormatan pasukan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen Polda Riau dalam mengapresiasi setiap prestasi dan menindak tegas pelanggaran, guna menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan publik.

Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya