Sinergi Kejaksaan, TNI, dan Polri dalam Penguasaan Kembali Lahan di Riau
Pelepasan resmi pasukan Satgas PKH Korwil Riau oleh Kajati Riau didampingi Wakapolda dan pejabat yang hadir.

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggelar apel pelepasan pasukan Satuan Tugas Penguasaan Kembali Hutan (Satgas PKH) Koordinator Wilayah Riau, Senin (10/11/2025) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejati Riau, Jalan Jenderal Sudirman No. 375, Pekanbaru, sekitar pukul 18.30 WIB.

Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Sutikno, S.H., M.H., dan dihadiri sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait, antara lain Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K., serta Kepala BPKP Provinsi Riau Evenri Sihombing, S.E., M.Si.

Dalam arahannya, Kajati Riau menyampaikan bahwa kegiatan penguasaan kembali lahan tersebut dilakukan secara serentak di empat provinsi, salah satunya di Riau. Aksi ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penertiban lahan yang selama ini digunakan secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu.

“Kegiatan penguasaan kembali dilakukan dalam bentuk pemasangan plang di sejumlah titik. Lokasi-lokasi ini nantinya akan digunakan untuk mendukung program relokasi masyarakat serta penguatan kawasan konservasi, khususnya di kawasan Teso Nilo yang telah ditetapkan UNESCO sebagai paru-paru dunia,” ujar Kajati Riau Sutikno.

Sutikno menegaskan pentingnya pendekatan edukatif dan persuasif kepada masyarakat sekitar, agar maksud dan tujuan kegiatan pemerintah dalam penataan kawasan tersebut dapat dipahami dengan baik dan tidak menimbulkan gesekan sosial.

Sementara itu, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, dalam arahannya kepada Satgas, menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dan disiplin di lapangan.

“Satgas ini adalah representasi negara dalam mengembalikan kewibawaan pemerintah atas lahan yang telah dikuasai secara tidak sah. Laksanakan tugas dengan prosedur yang telah ditetapkan, jaga sikap, hindari tindakan arogan, dan utamakan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tegasnya.

Kasdam juga meminta agar setiap personel Satgas senantiasa melaporkan setiap perkembangan di lapangan serta menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemasangan plang berlangsung.

Setelah doa bersama, kegiatan apel ditutup dengan pelepasan resmi pasukan Satgas PKH Korwil Riau oleh Kajati Riau.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya