Kepolisian Daerah Riau menggelar Sidang Akhir Kelulusan Pendidikan Alih Golongan (PAG) T.A. 2025 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) T.A. 2026, pada Jumat (24/10/2025) sekira pukul 14.00 WIB, bertempat di Aula Tri Brata Lantai 5 Mapolda Riau.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, dan turut dihadiri oleh Wakapolda Riau, Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta seluruh peserta seleksi PAG dan SBP.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau membuka kegiatan dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan.
“Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas nikmat dan kesehatan yang diberikan kepada kita semua hingga saat ini. Saya yakin seluruh peserta di hadapan saya dalam keadaan sehat, karena kalau tidak sehat tentu tidak bisa sampai di tahap ini,” ujar Kapolda.
Beliau menjelaskan bahwa sidang kelulusan akhir PAG tahun 2025 diikuti oleh 100 personel polisi laki-laki dan 26 personel polwan, sementara SBP tahun 2026 diikuti oleh 10 personel Polairud.
“Saya sampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menempuh proses seleksi ini dengan penuh dedikasi, semangat juang, kerja keras, dan disiplin tinggi. Kalian telah berjuang menjaga fisik, hati, dan niat — itu bukan hal yang mudah,” lanjutnya.
Kapolda Riau juga menekankan pentingnya menjaga integritas, kompetensi, dan komunikasi yang baik, baik dalam bertugas di lapangan maupun di ruang digital.
“Gunakan narasi dan ucapan yang baik dalam setiap komunikasi, termasuk di media sosial. Jadilah anggota Polri yang bijak, beretika, dan memiliki karakter kuat,” tegasnya.
Dalam arahannya, Kapolda berpesan agar seluruh peserta terus mengasah kedewasaan dalam berpikir dan bertindak.
“Kematangan seorang anggota Polri bukan diukur dari umur, melainkan dari perbuatan dan kedewasaannya. Ada yang masih muda, tapi bijak dalam bersikap — itulah kedewasaan sejati,” ujarnya.
Beliau juga mengingatkan agar para personel mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika zaman, tanpa kehilangan jati diri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
“Jangan kalah dari generasi muda yang akrab dengan teknologi. Gunakan media sosial dengan bijak, jangan mudah terprovokasi oleh komentar orang lain,” pesannya.
Kapolda Riau mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Polri, khususnya di lingkungan Polda Riau.

“Bangga memiliki pimpinan dan rekan kerja yang baik, bangga melihat fasilitas kita yang megah. Tapi kebanggaan itu harus diwujudkan lewat perbuatan yang benar, bukan karena pengawasan, melainkan karena kesadaran dari hati nurani kita sendiri,” tuturnya.
Selain memberikan motivasi kepada peserta yang lulus, Kapolda juga menyampaikan pesan penuh makna bagi mereka yang belum berhasil.
“Dalam setiap seleksi, tentu ada yang lulus dan ada yang belum. Bagi yang belum, jangan berkecil hati. Kegagalan bukan akhir, tapi tonggak untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya memberi semangat.
Di akhir sambutannya, Kapolda Riau memberikan apresiasi kepada Biro SDM Polda Riau, para instruktur, penguji, serta seluruh panitia seleksi yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi.
“Keberhasilan para peserta tidak lepas dari kerja keras dan bimbingan saudara-saudara semua. Terima kasih atas dedikasi dan tanggung jawab yang telah diberikan,” ucapnya.
Menutup kegiatan, Kapolda Riau secara resmi membuka sidang kelulusan akhir dengan penuh khidmat.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Sidang Kelulusan Akhir Peserta Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) T.A. 2025 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) T.A. 2026 Polda Riau secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya diikuti dengan pembacaan hasil seleksi.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Para peserta yang dinyatakan lulus tampak haru dan bangga atas capaian yang diraih, sementara seluruh jajaran Polda Riau berharap momentum ini menjadi langkah awal untuk mencetak personel Polri yang profesional, berintegritas, dan berkarakter kuat dalam melayani masyarakat.

Kategori: Informasi Berkala

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya