Pantang Menyerah Hadapi Kemarau, Polsek Kelayang Kawal Jagung Pipil di Teluk Sejuah
Pantang Menyerah Hadapi Kemarau, Polsek Kelayang Kawal Jagung Pipil di Teluk Sejuah

Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu melalui pendampingan dan monitoring secara langsung di tengah masyarakat. Salah satu langkah tersebut dilakukan Polsek Kelayang dengan mengecek perkembangan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pangan milik warga di Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 11.20 WIB hingga selesai. Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sejuah, BRIGADIR Epi Sepriadi, bersama pengelola lahan Jarno turun langsung melakukan pemantauan terhadap kondisi tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Lahan milik Jarno yang menjadi lokasi program memiliki luas sekitar 2 hektare. Lahan tersebut berada di Desa Teluk Sejuah dan dimanfaatkan untuk budidaya jagung pipil sebagai salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Namun, perjalanan budidaya jagung di lahan tersebut tidak berjalan tanpa tantangan. Penanaman pertama yang dilakukan pada 18 Juni 2026 mengalami kegagalan tumbuh. Kondisi tersebut menjadi kendala bagi pengelola lahan dalam mengembangkan tanaman pangan yang telah direncanakan.

Tidak menyerah dengan kondisi tersebut, pengelola lahan kemudian melakukan penanaman ulang pada 14 Juli 2026. Hasilnya, tanaman jagung kembali tumbuh dengan ukuran sekitar 1 hingga 1,5 meter. Meski demikian, pertumbuhan tanaman dinilai belum optimal akibat kondisi kemarau panjang yang menyebabkan ketersediaan air menjadi terbatas.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K. melalui Ps. Kasi Humas Polres Inhu IPDA Ade Asnal, S.H. mengatakan bahwa monitoring yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat yang berupaya menjalankan program ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan.

“Program ketahanan pangan membutuhkan proses, ketekunan, dan perawatan yang berkelanjutan. Kondisi kemarau panjang menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi bersama. Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan monitoring agar masyarakat tetap semangat mengembangkan lahan produktif,” ujar IPDA Ade Asnal.

Menurutnya, kegagalan pada penanaman pertama tidak semestinya menjadi alasan untuk menghentikan upaya mewujudkan ketahanan pangan. Langkah penanaman ulang yang dilakukan pengelola lahan menunjukkan adanya semangat dan komitmen untuk terus memanfaatkan lahan yang tersedia.

“Upaya melakukan penanaman ulang merupakan bentuk semangat masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Walaupun pertumbuhan tanaman belum maksimal akibat kemarau panjang, proses tersebut tetap menjadi bagian penting dari pembelajaran dan evaluasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi dengan pengelola lahan mengenai kondisi tanaman dan kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Komunikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi agar pengelolaan lahan tetap dilakukan secara optimal sesuai kondisi yang ada.

Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Melalui monitoring secara langsung, kepolisian dapat mengetahui berbagai perkembangan maupun kendala yang dihadapi warga dalam melaksanakan program ketahanan pangan.

Polsek Kelayang bersama pemerintah desa terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung pipil. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa.

IPDA Ade Asnal menambahkan bahwa pemanfaatan lahan seluas 2 hektare tersebut merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Apabila dikelola secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan ketersediaan air, lahan tersebut memiliki potensi untuk memberikan manfaat pangan maupun ekonomi bagi masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri akan terus mendukung masyarakat melalui pendampingan dan komunikasi di lapangan. Kami berharap tanaman yang sudah ditanam dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung pipil di lahan Desa Teluk Sejuah saat ini tumbuh dengan ketinggian sekitar 1 hingga 1,5 meter, meskipun pertumbuhannya belum maksimal akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar proses perawatan dapat terus dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi lahan.

Kegiatan pengecekan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. Polsek Kelayang akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman sebagai bagian dari komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Melalui semangat pantang menyerah, sinergi Polri, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di Desa Teluk Sejuah. Tantangan kemarau menjadi bagian dari proses yang harus dihadapi bersama demi mewujudkan pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hulu.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya