Panen 200 Kilogram Jagung, Polsek Pasir Penyu Dorong Ketahanan Pangan dari Tanjung Gading
Panen 200 Kilogram Jagung, Polsek Pasir Penyu Dorong Ketahanan Pangan dari Tanjung Gading

Upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan Tahun 2026 terus diwujudkan jajaran Polres Indragiri Hulu melalui pendampingan dan keterlibatan langsung bersama masyarakat. Salah satu hasil nyata terlihat dari kegiatan panen raya jagung pipil di Lingkungan I Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini mengembangkan lahan pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Panen dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, kelompok wanita tani, serta penyuluh pertanian sebagai bentuk sinergi dalam mengoptimalkan lahan produktif.

Dalam kegiatan tersebut hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Gading AIPDA Hari Fityadi, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Bingke Kamboja Hepi Maizar, Penyuluh Pertanian Kecamatan Pasir Penyu Elly Maryati, serta anggota KWT Bingke Kamboja. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara Polri, kelompok masyarakat, dan sektor pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan.

Lahan yang menjadi lokasi panen berada di Lingkungan I Kelurahan Tanjung Gading dengan luas kurang lebih 0,5 hektare. Dari hasil panen yang dilakukan secara bersama-sama, diperoleh jagung pipil sekitar 200 kilogram. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan secara produktif dapat memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan sekaligus menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K. melalui Ps. Kasi Humas Polres Inhu IPDA Ade Asnal, S.H. menyampaikan bahwa panen jagung tersebut merupakan bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Panen ini menjadi bukti bahwa kerja sama dan semangat masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif dapat menghasilkan manfaat nyata. Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang sejalan dengan program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar IPDA Ade Asnal.

Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya dilihat dari jumlah hasil yang diperoleh, tetapi juga dari proses kebersamaan yang terbangun sejak tahap penanaman hingga panen. Pendampingan dan komunikasi antara masyarakat dengan berbagai pihak menjadi bagian penting agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen jagung pipil secara bersama-sama. Para peserta turun langsung ke lahan dan melakukan proses pemanenan tanaman jagung yang telah memasuki masa panen. Suasana kebersamaan tampak dalam kegiatan tersebut, terutama ketika anggota KWT Bingke Kamboja bersama Bhabinkamtibmas dan penyuluh pertanian melaksanakan panen.

Setelah proses pemanenan, kegiatan dilanjutkan dengan pemipilan jagung. Tahapan tersebut dilakukan untuk memisahkan biji jagung dari tongkol sehingga hasil panen dapat lebih mudah dikumpulkan dan dimanfaatkan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah antara seluruh peserta.

IPDA Ade Asnal menambahkan bahwa keberadaan kelompok wanita tani memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat. Keterlibatan perempuan dalam kegiatan pertanian produktif tidak hanya membantu menyediakan kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga.

“Ketahanan pangan harus dibangun bersama dan dimulai dari lingkungan masyarakat. Keterlibatan kelompok wanita tani seperti KWT Bingke Kamboja menjadi contoh positif bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam memanfaatkan lahan untuk menghasilkan pangan yang bermanfaat,” tambahnya.

Kegiatan panen tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

Hasil panen sekitar 200 kilogram jagung pipil dari lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya tanaman pangan. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lahan yang dikelola secara optimal mampu memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat.

Polsek Pasir Penyu berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kegiatan ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Sinergi bersama penyuluh pertanian, kelompok tani, kelompok wanita tani, pemerintah setempat, dan masyarakat akan terus diperkuat guna mendukung keberhasilan program pemerintah.

Kegiatan panen raya jagung pipil berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Melalui hasil panen tersebut, semangat masyarakat Kelurahan Tanjung Gading dalam mendukung ketahanan pangan Tahun 2026 diharapkan terus tumbuh dan berkembang.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, panen jagung di Tanjung Gading menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat lingkungan. Dari lahan seluas setengah hektare, hasil panen 200 kilogram menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu menghadirkan manfaat sekaligus membuka peluang bagi pengembangan pertanian masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hulu.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya