Polda Riau Gelar FGD Strategi Penguatan Green Policing untuk Dorong Keadilan Ekologis dan Pembangunan Berkelanjutan
Polda Riau Gelar FGD Strategi Penguatan Green Policing untuk Dorong Keadilan Ekologis dan Pembangunan Berkelanjutan

Polda Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Penguatan Green Policing Guna Mewujudkan Keadilan Ekologis dalam Rangka Terciptanya Pembangunan Berkelanjutan” di Media Center Polda Riau, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi forum untuk membahas penguatan konsep Green Policing sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung perlindungan lingkungan, mewujudkan keadilan ekologis, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

FGD dihadiri Brigjen Pol. Eko Suprihanto, S.H., S.I.K., M.H., Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum., Kapoksahli Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI M. Yahya, S.A.P., serta sejumlah pejabat dan akademisi. Hadir pula Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Anom Karibianto, S.I.K., Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Dirbinmas Polda Riau, serta Dosen Universitas Riau Associate Prof. Dr. Rahmad Kurniawan, S.T., M.I.T.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi pengantar mengenai konsep Green Policing yang disampaikan oleh Kombes Pol. Anom Karibianto dan Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang.

Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui sesi diskusi interaktif yang dimoderatori Kompol Dr. Aditya Reza Syahputra, S.E., M.Ak. Sejumlah narasumber dari unsur kepolisian, TNI, serta akademisi turut menyampaikan pandangan dan gagasan terkait strategi penguatan Green Policing, termasuk Dirbinmas Polda Riau, Dosen/Peneliti Prof. Dr. Mubarak, M.Si., Dosen Universitas Riau Associate Prof. Dr. Rahmad Kurniawan, S.T., M.I.T., serta Kapoksahli Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI M. Yahya, S.A.P.

Melalui forum tersebut, berbagai perspektif kelembagaan dan akademis dibahas untuk memperkuat pendekatan kepolisian terhadap isu lingkungan. Konsep Green Policing tidak hanya ditempatkan dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan kepada narasumber dan moderator, foto bersama, serta ramah tamah. Seluruh rangkaian FGD berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. 


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya