Warga Desa Bantar Sampaikan Aspirasi Terkait Pemadaman Listrik, Polsek Rangsang Barat Fasilitasi Koordinasi dengan PLN
Warga Desa Bantar Sampaikan Aspirasi Terkait Pemadaman Listrik, Polsek Rangsang Barat Fasilitasi Koordinasi dengan PLN

RANGSANG BARAT – Sekitar 30 warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mendatangi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Lemang pada Minggu (27/9/2026) malam. Kedatangan warga tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di wilayah mereka.

Aksi spontan tersebut berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Pelabuhan, Desa Lemang. Warga kemudian ditemui oleh Operator PLTD Lemang Yadi bersama Bhabinkamtibmas Desa Lemang Aiptu Joni Hendra, S.E.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya meminta agar pemadaman listrik dilakukan secara terjadwal serta mempertanyakan kepastian kedatangan mesin pembangkit tambahan yang diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan daya listrik.

Kapolsek Rangsang Barat Ipda Sukardi, S.I.P., bersama personel kemudian tiba di lokasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi agar berlangsung aman dan kondusif. Kepolisian juga menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat akan dikoordinasikan dengan pihak PT PLN (Persero) ULP Selatpanjang.

Setelah mendapatkan penjelasan dan imbauan dari kepolisian, sekitar pukul 20.15 WIB warga meninggalkan lokasi PLTD Lemang dengan tertib. Situasi kemudian kembali aman dan terkendali.

Kepolisian dan Pemerintah Fasilitasi Koordinasi dengan PLN

Menindaklanjuti penyampaian aspirasi tersebut, dilakukan koordinasi bersama pihak PT PLN (Persero) ULP Selatpanjang. Pertemuan dihadiri Camat Rangsang Barat Jefri, S.I.P., Camat Rangsang Pesisir Aminullah, S.Ag., S.H., M.Si., Kapolsek Rangsang Barat Ipda Sukardi, S.I.P., Pimpinan PT PLN (Persero) ULP Selatpanjang Roni serta Kepala Desa Bantar Mulyadi.

Dalam koordinasi tersebut, pihak PLN menyampaikan sejumlah informasi terkait kondisi kelistrikan di wilayah Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir.

Pihak PLN menyampaikan bahwa jadwal pemadaman untuk Selasa (29/9/2026) telah dapat disusun seiring dengan rencana pemasangan LBS (Load Break Switch) atau peralatan pemutus beban listrik.

Selain itu, mesin pembangkit listrik berkapasitas 600 kW disebut sedang dalam proses perjalanan menuju PLTD Lemang dan ditargetkan dapat dioperasikan pada Kamis (1/10/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan dalam koordinasi, total beban puncak PLTD Lemang untuk wilayah Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir mencapai 2.124 kW. Sementara itu, lima mesin pembangkit yang saat ini beroperasi memiliki total daya netto sekitar 1.265 kW, sehingga terdapat defisit daya sekitar 859 kW.

Dengan tambahan mesin berkapasitas 600 kW, defisit daya secara perhitungan masih tersisa sekitar 259 kW. Kondisi tersebut membuat pemadaman bergilir masih berpotensi terjadi meskipun dengan jadwal yang lebih terukur.

Untuk mengatasi defisit daya tersebut, pihak PLN menyampaikan rencana penambahan mesin pembangkit berkapasitas 2.000 kW yang ditargetkan tiba pada akhir Oktober 2026.

Polri Jaga Situasi Tetap Kondusif

Polsek Rangsang Barat memastikan penanganan penyampaian aspirasi masyarakat dilakukan dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama pihak terkait. Kehadiran personel di lokasi juga bertujuan menjaga situasi agar tetap aman serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Penyampaian aspirasi warga berlangsung secara tertib dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan. Setelah dilakukan komunikasi serta koordinasi dengan pihak PLN, masyarakat meninggalkan lokasi dengan aman.

Polsek Rangsang Barat akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta pihak PLN terkait perkembangan kondisi kelistrikan di wilayah tersebut.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya