Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Siap Digelar, Polda Riau Awali dengan Latihan Pra Operasi
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Siap Digelar, Polda Riau Awali dengan Latihan Pra Operasi

Wakapolda Riau secara resmi membuka kegiatan Latihan Pra Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 yang digelar di Aula Tribrata Lancang Kuning Lantai 5 Polda Riau, Kamis (4/6/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Irwasda Polda Riau, para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta peserta latihan yang akan terlibat dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026.

Dalam sambutannya, Wakapolda Riau menyampaikan bahwa latihan pra operasi merupakan langkah strategis untuk menyamakan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak seluruh personel sebelum pelaksanaan operasi di lapangan. Menurutnya, fungsi lalu lintas memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan masyarakat dan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas.

Wakapolda juga menyampaikan pesan Kapolda Riau bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 dilaksanakan dalam rangka mendukung terwujudnya keamanan dan keselamatan berlalu lintas menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Meningkatnya mobilitas masyarakat dan dinamika transportasi menuntut Polri untuk terus memperkuat pelayanan dan pengawasan lalu lintas melalui pendekatan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan.

“Operasi Patuh tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas guna menciptakan masyarakat yang berkeselamatan,” ujar Wakapolda.

Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Patuh Tahun 2025, tercatat sebanyak enam kasus kecelakaan lalu lintas dan 14.935 pelanggaran lalu lintas. Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan lima pedoman utama bagi seluruh personel yang terlibat, yaitu memahami konsep dan sasaran operasi, meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi antarinstansi, menghindari pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan publik, serta memanfaatkan teknologi informasi dan data intelijen sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Wakapolda juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap materi latihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam mendukung keberhasilan operasi. Menurutnya, keberhasilan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 tidak hanya diukur dari aspek penegakan hukum, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Mengakhiri sambutannya, Wakapolda Riau secara resmi membuka Latihan Pra Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal demi terciptanya keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Provinsi Riau.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. 


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya