Polda Riau Berangkatkan Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Amankan 83 Proyek Infrastruktur
Polda Riau Berangkatkan Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Amankan 83 Proyek Infrastruktur

Kepolisan Daerah Riau menggelar apel pemberangkatan Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II sebagai bentuk dukungan terhadap pengamanan proyek infrastruktur strategis di wilayah Riau, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Riau dan dipimpin oleh Wakapolda Riau.

Apel tersebut dihadiri oleh Irwasda Polda Riau serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau. Dalam arahannya, Wakapolda Riau menegaskan bahwa keberadaan jembatan memiliki peran vital dalam menghubungkan antarwilayah serta membuka akses ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Oleh karena itu, setiap potensi gangguan terhadap proyek pembangunan harus diantisipasi secara serius, profesional, dan terukur.

Pembentukan Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II ini merupakan wujud komitmen Polda Riau dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Dalam pelaksanaannya, satgas melibatkan sebanyak 120 personel gabungan yang terdiri dari 70 personel Satuan Brimob, 30 personel Polda Riau, serta 20 personel dari Dit Polairud Polda Riau.

Wakapolda juga menjelaskan bahwa pada tahap kedua ini, pembangunan dan renovasi mencakup total 83 jembatan yang dilaksanakan secara bertahap dalam dua gelombang. Gelombang pertama meliputi 44 jembatan yang berlangsung mulai 15 April hingga 15 Mei 2026, sementara gelombang kedua sebanyak 39 jembatan dijadwalkan pada 16 Mei hingga 16 Juni 2026. Pola tersebut menunjukkan bahwa proses pembangunan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, sehingga pengamanan juga harus mampu menyesuaikan dengan dinamika di lapangan.

Lebih lanjut, Wakapolda memberikan penekanan kepada seluruh personel satgas agar mengedepankan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, menjaga profesionalisme dan integritas, serta memperkuat koordinasi antarunsur di lapangan. Selain itu, personel juga diminta menjaga kondisi fisik dan mental, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Ia berharap seluruh personel Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi tinggi. Kehadiran satgas ini diharapkan mampu menjamin keamanan jalannya pembangunan sekaligus menunjukkan kesiapan Polda Riau dalam mendukung pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

Selama kegiatan apel berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. 


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya